
By. admin, 29 Oktober 2026
BEKASI — Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr. Benjamin Paulus Oktavianus, Sp.P., FAPSR secara resmi membuka kegiatan Review Meeting Surveillance dan Respon Penyakit Potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) atau Wabah di Pintu Masuk Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit (P2) Kementerian Kesehatan RI. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi Kemenkes, kepala Balai Besar, Balai, dan Loka Kekarantinaan Kesehatan (BKK) dari seluruh Indonesia untuk memperkuat sistem kewaspadaan dini di garda terdepan negara. Dalam arahannya, Wamenkes menekankan pentingnya transformasi layanan kekarantinaan kesehatan dari pendekatan yang bersifat reaktif menjadi proaktif. Pintu masuk negara (bandara dan pelabuhan) memiliki mobilitas tinggi yang menuntut kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi ancaman penyakit menular global.
“Jadi memang betul itu, kita harus mengubah pendekatan dari reaktif menjadi proaktif. Kalau reaktif, ada bencana baru bikin; kalau proaktif, belum ada bencana sudah mencari. Oleh karena itu, dukungan pendanaan dan penguatan kapasitas UPT harus dikawal bersama,” ujar Wamenkes dr. Benjamin Paulus Oktavianus di kesempatnnya saat membuka acara, pada (28/10/2026).
By.
admin, 23 Mei 2026
Layanan Kesehatan Terintegrasi di Bandara DEO Sorong?
Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sorong melaksanakan kegiatan Layanan Kesehatan Terintegrasi di area kedatangan...
By.
admin, 20 Mei 2026
Semangat kebangkitan bangsa terus tumbuh melalui komitmen bersama dalam menjaga kesehatan, persatuan, dan masa depan generasi penerus ??
Balai Kekarantinaan Kesehatan...
By.
admin, 19 Mei 2026
Sorong, 18 Mei 2026 - Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sorong melaksanakan kegiatan penerimaan mahasiswa magang dari Program Studi Kesehatan...