By. admin, 29 Oktober 2026
Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, dr. Andi Saguni, M.H., dalam laporan pembukanya menyampaikan bahwa pertemuan yang berlangsung pada 28 hingga 30 Oktober 2026 ini bertujuan mengevaluasi capaian, mengidentifikasi kesenjangan kapasitas, serta menyusun rencana tindak lanjut yang terukur. Salah satu fokus utama dalam pertemuan ini adalah pematangan konsep operasionalisasi Ambulans Udara yang melibatkan jajaran BKK sebagai garda terdepan evakuasi medis darurat.
Wamenkes dr. Benjamin menjelaskan bahwa inisiatif ambulans udara ini berawal dari kunjungan kerjanya pada peluncuran purwarupa pesawat N219 buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI), yang kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi lintas instansi bersama Kementerian PPN/Bappenas dan TNI Angkatan Udara. “BKK adalah yang paling siap melaksanakan tugas mulia ini. Kita akan susun pelatihan secepatnya, mulai dari wilayah Sulawesi (Manado), Kalimantan, hingga Sumatera dan Papua, untuk memastikan kecepatan respons evakuasi medis darurat seperti kasus trauma, stroke, serangan jantung, dan kegawatdaruratan ibu hamil,” tegas Wamenkes.
By.
admin, 28 April 2026
Sorong, 27 April 2026 - Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sorong menghadiri kegiatan Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Haji Masa Embarkasi yang...
By.
admin, 05 Januari 2026
Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Sorong mengikuti Apel Bersama Penutupan Posko Terpadu Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026...
By.
admin, 13 November 2025
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dengan tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebatâ€, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II...